*KEDIRI//NUSANTARA POST COM ||* Bank BRI (Bank Rakyat Indonesia) adalah salah satu bank milik negara (BUMN) terbesar dan tertua di Indonesia, yang didirikan pada tahun 1895. Fokus utama BRI adalah pada layanan perbankan mikro, kecil, dan menengah, terutama dalam mendukung sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). BRI juga dikenal karena jaringan cabangnya yang sangat luas hingga ke pelosok desa, serta memiliki program inklusi keuangan melalui agen BRILink, yang menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ke perbankan formal.
Tapi Pada Kenyataanya BRI khususnya cabang KCP Pare Ada permasalahan yang sangat serius terhadap program Yang telah direncanakan. Dengan kata lain disini BRI KCP Pare Diduga kuat Pernah melakukan Formulasi kredit yang tidak sesuai dengan aturan perbankan atau bisa dusebut kredit fiktif.
Berdasarkan dari hasil temuan kasus yang sebelumnya pernah kita Unggah dalam media tentang Hak Anggunan Jaminan yang tidak Sah, LSM RATU menyampaikan Aspirasinya melalui Aksi Damai Dengan Puluhan Massa Untuk meminta Klarifikasi pertanggung Jawaban dari kapala cabang setempat.
Tapi dari hasil aksi dan audiensi tersebut mereka (LSM RATU) Tidak puas karena bukan kepala cabang yang Turun, melainkan pejabat perwakilan saja.
Dari Hasil aksi damai dan audiensi tersebut telah jelas terbukti bahwa Kepala cabang BRI kcp Pare Menghindar dari tuntutan aksi tersebut. Dan rekan” media juga ditolak untuk mewancarai perwakilan pejabat yang telibat dalam audiensi.
Pada Intinya dengan hasil Tersebut ”Kami akan mengadakan Aksi susulan dengan massa yang lebih banyak dikantor cabang BRI Kediri Untuk bisa bertemu dengan kepala cabang dan melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk memeriksa Kepala Cabang BRI KCP Pare beserta Oknum mafia yang bermain didalamnya terkait kredit fiktif yang sudah meresahkan masyarakat khususnya masyarakat di Daerah Pare kabuparen kediri” Tegasya dari ketua LSM RATU Saiful Iskak.
Dari rangkuman tersebut sampai berita ini rilis belum ada kejelasan lebih lanjut ataupun jawaban yang bisa membantu untuk mengurai masalah yang telah terjadi.
*Rossy













