Sedekah Dusun Sayuk Rukun Bangun Dusun Ngimpat Bumi Obah Bebarangan

banner 468x60

 

Gresik, Nusantara post

Tradisi Sedekah Bumi yang menjadi warisan budaya masyarakat Dusun karangwungu, Desa Mojogede, Kecamatan Balong Panggang, Gresik. Kembalinya digelar dengan penuh kemeriahan di hari Sabtu, (26/6/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, keselamatan, dan hasil bumi tersebut diikuti oleh seluruh elemen masyarakat dengan suasana yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Sejak siang hari, warga dari berbagai RT berkumpul membawa tumpeng dan aneka hasil bumi yang telah dipersiapkan secara gotong royong. Puluhan tumpeng yang dihias dengan beragam bentuk dan warna kemudian diarak mengelilingi RW/RT di dusun karangwungu dalam sebuah kirab budaya yang meriah. Arak-arakan tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas keberkahan yang telah diberikan selama setahun terakhir.

Sepanjang rute kirab, masyarakat tampak antusias menyaksikan barisan peserta yang mengenakan pakaian tradisional Jawa. Anak-anak, pemuda, hingga para sesepuh dusun turut berpartisipasi, menjadikan suasana Sedekah Bumi tahun ini semakin semarak.

Setelah arak-arakan selesai, warga berkumpul untuk mengikuti doa bersama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Momentum ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Bagi masyarakat Sedekah Bumi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sarana untuk menjaga identitas budaya, memperkuat persatuan warga, serta melestarikan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun. Kehadiran pagelaran wayang kulit juga menjadi bentuk nyata pelestarian seni budaya Jawa agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda.

Dengan terselenggaranya Sedekah Bumi tahun 2026 yang berlangsung aman, lancar, dan meriah, masyarakat Dusun Karangwungu berharap keberkahan, kerukunan, serta kemakmuran senantiasa menyertai seluruh warga. Semangat gotong royong yang terlihat selama rangkaian acara menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat hingga saat ini. (andik)