*NUSANTARA POST COM*-|| MOJOKERTO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Majapahit ke-733 yang dikaitkan dengan sejarah cikal bakal Bhayangkara dipersiapkan menjadi sebuah perhelatan budaya dan sejarah berskala besar. Bukan sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini dirancang untuk mengangkat kembali jejak kejayaan Majapahit sekaligus memperkenalkan warisan sejarah Nusantara kepada dunia internasional.
Laporan langsung dari panitia menyebutkan, berbagai persiapan telah dirancang secara matang. Sedikitnya 100 stan pameran disiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Sejumlah agenda besar juga akan ditampilkan, mulai dari pagelaran wayang kulit, kirab budaya, hingga pertunjukan seniman Nusantara.
Menariknya, kemeriahan HUT Majapahit ke-733 ini tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Indonesia. Panitia juga menyebut adanya rencana kehadiran delegasi dan peserta dari sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Madagaskar, Thailand, dan India.
Kehadiran unsur internasional tersebut diharapkan menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkenalkan sejarah dan kebudayaan Majapahit ke panggung dunia.
DUKUNGAN STAKEHOLDER DAN MONITORING APARAT KEPOLISIAN
Penanggung jawab kegiatan sekaligus juru kunci makam atau petilasan Raden Wijaya, Gofur, menyampaikan bahwa persiapan kegiatan mendapat dukungan dari berbagai stakeholder.
Dukungan tersebut, menurut laporan panitia, melibatkan unsur pemerintah dan kepolisian, termasuk Polres Mojokerto. Bahkan, persiapan kegiatan ini disebut telah mendapat perhatian melalui kunjungan dan monitoring dari jajaran Polda Jawa Timur, Kapolres Mojokerto Kota, serta Kapolres Mojokerto Kabupaten.
Hal ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor, mengingat besarnya rangkaian acara dan rencana kehadiran tamu dari berbagai daerah maupun luar negeri.
MANTAN PRESIDEN, TOKOH ISTANA DAN PEJABAT TNI MASUK DAFTAR UNDANGAN
Tidak hanya menghadirkan seniman dan delegasi mancanegara, panitia juga menginformasikan rencana kehadiran sejumlah tokoh nasional.
Beberapa mantan presiden beserta keluarga, pejabat TNI, serta kalangan Istana disebut masuk dalam daftar tamu yang diharapkan hadir dalam peringatan bersejarah tersebut.
Meski demikian, kepastian kehadiran masing-masing tokoh masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari pihak panitia.
MENGHIDUPKAN KEMBALI JEJAK SEJARAH MAJAPAHIT
HUT Majapahit ke-733 menjadi momentum penting untuk mengingat kembali perjalanan sejarah kerajaan besar Nusantara yang meninggalkan warisan budaya, nilai persatuan, kepemimpinan, dan kebangsaan.
Keterkaitan sejarah Majapahit dengan cikal bakal Bhayangkara juga menjadi salah satu pesan utama yang ingin diangkat dalam peringatan ini.
Sejarah tidak boleh hanya menjadi cerita masa lalu. Sejarah harus dirawat, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi penerus.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap masyarakat tidak hanya menyaksikan kemeriahan pertunjukan budaya, tetapi juga memahami nilai historis yang terkandung di balik perjalanan panjang Majapahit.
Mojokerto kembali menjadi perhatian melalui sebuah perhelatan yang membawa pesan besar: menjaga warisan leluhur, merawat sejarah bangsa, dan memperkenalkan kejayaan Nusantara kepada dunia.( muji w )
