banner 728x250
Desa  

Antisipatif, Pemkab Bojonegoro Gelar Rapat Penanganan Konflik Sosial Iedul Fitri 1445 H.

banner 120x600
banner 468x60

Bojonegoro I nusantara- pos.com, -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Melalui Bakesbangpol Bojonegoro hari ini Kamis (04/04/2024) gelar Rapat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi kerawanan sosial jika terjadi pada perayaan Iedul Fitri 1445 H. Rapat itu dilaksanakan di Ruang Angling Darma Lantai Dua Pemkab Bojonegoro, Jl. P.Mas Tumapel No.1 Bojonegoro.

Kegiatan itu mengambil tema “Antisipasi Kerawanan Konflik Sosial Perayaan Hari Raya Iedul Fitri Tahun 2024”. Hadir dalam kegiatan itu ada Adriyanto PJ Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rohman Hakim Dandim Kodim Bojonegoro, Muji Martopo Kajari Bojonegoro.

Mahmudi Kepala Bakesbangpol Bojonegoro dalam pembukaan acara tersebut mengatakan, acara itu dilaksanakan dengan tujuan untuk, pertama menyatukan sinergitas potensi konflik dan kerawanan sosial dalam rangka memelihara stabilitas dan kondusifitas daerah.

“Antisipasi potensi konflik idul fitri baik sebelum dan pasca idul fitri, khususnya di kabupaten Bojonegoro,” kata Mahmudi.

Yang ketiga kata Mahmudi, untuk meningkatkan sinergitas tim terpadu penanganan konflik sosial kabupaten Bojonegoro.

“Dengan harapan dapat tertanganinya potensi gangguan keamanan secara komprehensif, integritas, efektif, efisien dan tepat sasaran, sehingga wilayah Bojonegoro tetap aman dan nyaman,” tambahnya.

Adriyanto PJ Bupati Bojonegoro dalam Berbagainya mengatakan, kita harus memiliki kewaspadaan yang sama, karena kewaspadaan sangat penting.

“Tidak hanya dibebankan ke Polres, Kodim. Karena itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Adriyanto.

Kementerian Pejabat Keuangan itu juga mengatakan, kita harus mewaspadai kenaikan harga bahan-bahan pokok. Harga kebutuhan pokok harus dijaga agar tidak terjadi inflasi.

“Upaya kenaikan harga barang-barang ini tidak semakin menjadi-jadi,” tambahnya.

Sementara itu Hj. Nurul Azizah Sekda Kabupaten Bojonegoro yang diminta Pj Bupati Bojonegoro menyampaikan beberapa hal terkait program Pemkab Bojonegoro. Diantaranya adalah Pemkab Bojonegoro telah mendaftarkan pekerja rentan sebanyak 29.000 orang pada BPJS Ketenagakerjaan.

Bu Nurul (sapaan akrab Sekda Bojonegoro-red) menyampaikan pula kepada siapa saja penerima BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai Pemkab Bojonegoro?.

Diantaranya adalah :
1. Yang tercakup dalam Damisda Kabupaten Bojonegoro.

2. Tukang Ojek.

3. Tukang becak.

4. Nelayan darat

5. Penambang perahu

6. Buruh tani

7. Penggali kubur atau penjaga makam

8. Marbot

9. Buruh ternak

10. Pekerja Disabilitas

11. Pekerja mandiri dengan gaji dibawah 900 ribu rupiah.

Acara tersebut diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Faisal perwakilan dari Dewan Masjid Indonesia.

Selesai acara itu, semuanya melakukan buka puasa bersama.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh seluruh Forkopimda Bojonegoro, jajaran OPD Bojonegoro, perwakilan Dinas Vertikal, Perwakilan tokoh NU, Muhammadiyah, DMI hingga tingkat kecamatan.**(Eko P).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *