@sudrajad@Jakarta// Nusantara-pos.com
“Sudah tiga kali mengundang *Majelis* *Rasulullah* SAW melaksanakan kegiatan ‘Tabliq Akbar’ di Masjid yang berlokasi di Universitas Borobudur, dan akan mengundang yang lainnya,”ungkap Rektor Universitas Borobudur Prof Ir H Bambang Bernanthos, M.Sc menyampaikan bahwa tujuannya adalah “Untuk mengisi ‘dalamnya’, dalam arti ‘ruh-nya’ para mahasiswa milenium
(ada sekitar 3.000 – 4.000 mahasiswa)
di kampus kami,”kata
Pak Prof Bambang yang merasa senang dan bahagia bisa bertemu dengan sosok tokoh ulama seperti keluarga besar pengurus dan jama’ah Majelis Rasulullah SAW yang Mulia pimpinan (Alm) Habib Munzir bin Fuad Al Musawa, yang kini di pimpin oleh tiga Dewan Guru, yaitu :
Al Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al Athos dan
Al Habib Alwi bin Abdurrahman
Al Habsy serta
Al Habib Muhammad Bagir bin Yahya . “Kita bisa bicara banyak supaya lebih barokah”, katanya. Lebih lanjut disampaikan, “Untuk membangun kekuatan Islam, kita buat program beasiswa bagi para ‘Hafiz Qur’an dan para calon Mahasiswa tak mampu yang berprestasi akademik dan lainnya. Nantinya, mereka lah yang akan ‘mengisi’ kegiatan di masjid Universitas Borobudur.” Misalnya, dicontohkan, program kegiatan Ramadhan; yang tak hanya berbuka puasa bersama dan sumbangan ke anak-anak yatim dan kaum ‘dhuafa’
(fakir miskin), namun juga aktivitas ‘tausiyah’ atau ‘Majelis Ilmu Agama Islam’.
“Alhamdulillah kami juga berbagi kepedulian kepada kaum Muslim memberikan hidangan tajil untuk berbuka puasa yang jumlahnya ribuan selama sebulan penuh tajil yang di bagikan oleh para mahasiwa- mahasiswi kepada masyarakat luas,” ujar Prof Haji Bambang Bernanthos
yang dekat dengan kalangan Ulama, Umaro dan para mahasiwanya ini.
Kemudian, Pak Prof Bambang menegaskan: “Kita mencoba bangkit lagi dengan cara yang berbeda karena kampus, saat ini, memerlukan suatu terobosan yang lebih baik lagi.”paparnya yang telah menjadi Rektor memimpin sukses kampus Universitas Borobudur telah menjadi kebanggaan sebab sudah meraih predikat *Akreditasi* *Unggul* yang sangat membanggakan. Dicontohkan, seperti fakultas hukum yang sudah sampai strata doktoral, tentu akan “lebih berisi” jika berbekal nilai-nilai keagamaan Islam. Karena itu, “Kita akan undang lagi yang lainnya dan saya tak bisa sendiri, tentu perlu dukungan yang lainnya”,katanya rendah hati dengan penuh kebahagiaan dan optimisme.
(Sudrajat & Fathonie A Gafur, SE)
















