Miris! Persekusi di Lakukan Sekolah Dasar Islam NU , Hanya Karena Telat Bayar Administrasi Sekolah .

banner 468x60

KEDIRI RAYA // Nusantara post com || – Sekolah Dasar Islam NU Insan Qur’ani di Jl. Sumatera Keluaraha/ Desa Gedangsewu Kecamatan Pare terkesan lakukan persekusi terhadap siswa didik yang masih berumur 8 tahun , Senin 15/04/2025.

BS ( Nama Inisial), Siswa kelas 1 Sekolah Dasar Disekolah Tersebut tidak diperbolehkan mengikuti dikarena pembayaran SPP dan lainya secara administrasi blm Lunas.

Wali murid / orang tua pada sat bersamaan (hari dan tgl yang sama) juga berada disekolahan tersebut sedang antri melakukan pembayaran Pelunadan SPP dan pembayaran lainya diruang Administrasi.

Tetapi Naas dan kasihan bagi BS ketika berada dikelas, Dia ditempatkan Pada bangku terpisah dari teman”nya sekelas yang sedang mengerjakan ujian.

Dia hanya duduk bersandar ditembok kelas dengan wajah galau dan muka memelas menyaksikan teman- teman sekelasnya mengerjakan, sedangkan dia hanya pasrah menunggu SAH nya aturan Administrasi dengan bukti kwitansi pelunasan yang sedang diselesaikan orangtuanya dengan antrian sekira kurang lebih 25 orang.

Orang Tua/WaliMurit siswa BS, yaitu HV menanyakan sikap dari sekolah yang tidak bijak yang sangat prosedural dalam menetapkan aturan.

Wong ya orang tua / wali murit juga sedang antri bayar, pelunasan pada saat yang bersamaan, kok anak saya diperlakukan seperti itu, KEBANGETAN. Kecuali orang tuanya tidak mengurus anaknya, ya kasiham sama anaknya lah, gak bisa bayangkan psikis anaknya. Pasti batinya tertekan ungkap orang tua.

“Saya memikirkan psikis anak saya, saya khawatir tumbuh kembangnya akan terganggu. Seharusnya sekolah sebagai tenaga pendidik tidak semestinya tidak melakukan perbuatan tersebut dan lebih bijak lagi, pungkas orang tua/wali murid VH.

Sementara itu Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat BIDIK SIB , Andik Harianto menyatakan bahwa timya akan siap turun kejalan menjalankan fungsi kontrol sosial

“Kita akan berkoordinasi dan meraptkan barisan dengan LSM-LSM serta Aliansi kediri bersatu untuk lakukan audensi ke Dinas Pendisikan serta DPRD kabupaten Kediri Jika diperlukan, Tegas Andik.

Sementara itubtim media saat konfirmasi ke pihak sekolah ditemui oleh bagian administrasi dan guru kelas menyampaikan permintaan maaf dan akan memperbaiki sistem kedepanya, dan memgatakan kepada Kepala Sekolah , Atabib,Spd.i sedang ada kegiatan diluar sekolah.

*RS.87

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *