Indeks

Para Alim Ulama, Habaib, Umara Camat Duren Sawit , Kelik Sutanto tengah rutin Subhuh Keliling bersama Masyarakat. ( Foto : Sudrajat ) BERKAH SHUBUH GABUNGAN KECAMATAN DUREN SAWIT, SPEKTAKULER DI HADIRI LEBIH 1000 ORANG JAMA’AH

 

Jakarta//Nusantara- Pos.com

Ahad ,
Minggu 1 Juni 2025 kemarin, bertempat di Masjid yang Berkubah Besar yaitu Masjid
Al Mujtaba, daerah kecamatan Duren Sawit menjadi saksi kegiatan Suling, Subuh Berjamaah Gabungan Keliling Kolaborasi DMI Duren Sawit, Umaro pihak Kecamatan Duren Sawit dan Pengurus Pengurus masjid, DKM Masjid dan Mushola serta Tokoh masyarakat dan Alim Ulama juga ibu-ibu majelis ta’lim serta masyarkat Kecamatan
Duren Sawit jama’ah memadati dan mememuhi masjid Al Mutjaba baik di ruang ibadah utama, Aula Masjid dan halaman masjid hingga tempat parkir sejak sebelum shubuh dan bakda shubuh jama’ah ratusan bahkan lebih dari 1000 orang jama’ah berdatangan menghadiri kegiatan Shubuh Berjamaah ini di Masjid Al Mujtaba yang Indah nan Megah itu.
Selaku Umara yang sangat dekat dengan para
Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Kecamatam Duren Sawit, Jakarta Timur pak Kelik Sutanto Camat Duren Sawit Bersyukur kepada Allah Swt dan bangga serta Berbahagia dalam silahturahmi penuh dengan kebersamaan yang harmonis ini.
” Alhamdulillah adanya kebersamaan. Ini suatu bentuk adanya kebersamaan yang semakin dekat dan lebih dekat lagi
Silahturahmi antar Alim Ulama dan Umaro serta masyarakat kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. “Saya berterima kasih kepada Ketua DMI Duren Sawit KH Thobri Hasan, Ketua MUI Duren Sawit, Ketua DKM Masjid Al Mujtaba KH Nasrullah Djamaludin, Lc, NU, para Lurah dan para Ketua RW, Rt, Tokoh tokoh masyarakat para Alim Ulama juga Habib Hub Bin Bagil Al Athos serta kaum ibu pemudan dan remaja juga seluruh masyarakat Kecamatan Duren Sawit. Ini di bawah koordinasi DMI, Camat, Lurah, kepada DKM Masjid Al Mujtaba sehonhha kegiatan Shubuh Keliling, Suling ini dapat berjalan dengan baik, ” ujar pak Kelik Sutanto Camat Berprestasi yang pernah menjadi Lurah di beberapa Wilayah Jakarta ini dan sebelumnya Wakil Camat Jatinegara kini menjabat selaku Camat Duren Sawit , Jakarta Timur. Bagaimana pak Camat Jama’ah berduyun duyun datang menghadiri kegiatan Shubuh Gabungan Keliling, sampai penuh memadati Masjid, halaman masjid, Aula Masjid bahkan sampai di halaman parkir apa yang menjadi indikator keberhasilan ini, pak Camat? Karena keberhasilan Pembangunan itu, atau wilayah itu, tentunya adanya kebersamaan antara Ulama, Umaro dan Masyarakat terbina dengan Baik, ” kata pak Kelik Sutanto yang datang bersama para staffnya dan menghadiri Shubuh Keliling Berjamaah Gabungan ini hadir di masjid Al Mujtaba sampai selesai acara.
Penceramah Da’i kondang KH Fikri Haikal Zaenuddin, MZ dalam tausyiahnya mengajak kepada ummat Islam untuk sholat 5 waktu selalu berjama’ah. Ajak Keluarga kita istri dan anak- anak ke masjid untuk Sholat berjama’ah,” ajak putra Da’i sejuta ummat Alm KH Zainuddin MZ ini. Lebih lanjut ia menyampaikan dalam Tausyiahnya di Masjid Al Mujtaba Jalan
H Dahlan Rt 02 Rw 07, Duren Sawit, Jakarta timur Duren Sawit. “Kita hidup ditengah- tengah masyarakat itu harus berinteraksi, bersosialisasi bahu membahu saling membantu satu dengan yang lainnya.Dan, saling membutuhkan.
Tidak bisa sendirian. Kalau tidak perlu bantuan orang lain, Sombong itu namanya. ” Jadi, kita harus bisa bekerjasama satu dengan lainnya. Jangan mementingkan Kelompok. Islam adalah agama Rahmatan Lil Aalamiin. Oleh sebab Itu, menjalani kehidupan itu harus banyak Bermanfaat untuk orang Banyak,” ungkap KH Fikri Haikal Zaenuddin MZ mengingatkan jama’ah yang memadati penuh Shubuh Gabungan ini. Lebih lanjut, Da’i yang Ulama muda Kharismatik ini dengan gaya berceramahnya Mirip ayahandanya Da’i sejuta ummat Alm KH Zaenuddin MZ. Mengingatkan lagi, Ingat, Bekerjasamalah yang baik bersama orang banyak dengan berbagai elemen masyarakat yang ada. Baik berorganisasi keagamaan maupun dalam memakmurkan masjid-masjid. Dengan kegiatan- kegiatan yang positif. Bukan untuk sendiri Apalagi untuk kepentingan golongan maupun kelompok. kegiatan keagamaan di bangun adalah untuk saling bersilahturahmi, dalam ukuwah Islamiyah serta menjaga dan memelihara persatuan bangsa Indonesia yang kita Cintai ini.( Sudrajat )

Exit mobile version