banner 728x250

Kepala Sekolah jarang masuk, penggunaan Dana bos di pertayakan

banner 120x600
banner 468x60

 

Kab.bandung //Nusantara -postKasus penyalahgunaan Anggaran Dana Bos didunia pendidikan, hingga menyeret beberapa oknum , mulai dari pihak Kepala Sekolah sebagai pengelola anggaran hingga melibatkan oknum dari Dinas pendidikan itu sendiri.Banyaknya dugaan peluang oknum Kepala Sekolah melakukan tindakan korupsi dana Bos umumnya muncul dari kurangnya transparansi, manipulasi data dan lemahnya pengawasan dalam pengelolaan keuangan sekolah, khususnya pengawasan dari dinas Inspektorat yang dinilai tidak serius.Biasanya modus yang dilakukan dalam menjalankan praktik korupsi anggaran Dana Bos adalah dengan penggelembungan biaya ( Mark up ) , memanipulasi data siswa ( dapodik ) , pembiayaan kegiatan fiktif, penggunaan dana untuk kepentingan pribadi, pemalsuan dokumen dan kwitansi hingga tidak jarang adanya penyalahgunaan wewenang pengadaan barang / jasa.Kali ini tim Wartawan Nusantara post kembali menyoroti salah satu sekolah SMP Negeri 1 banjaran yang ada di Kecamatan Banjaran kabupaten bandung,anggaran Dana Bos milliaran rupiah per tahun menjadi pertanyaan publik.Sulitnya tim Wartawan Nusantara post melakukan konfirmasi kepihak sekolah memunculkan dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Bos semakin mencuat. Kepala Sekolah, hingga guru guru terkesan alergi kepada wartawan dengan cara meninggalkan Wartawan. Hal yang mengejutkan diketahui ketika tim Wartawan mencoba bertanya kepada beberapa siswa yang saat itu berhasil ditemui menyampaikan bahwa kepala Sekolah jarang masuk, siswa ini juga mengatakan, Dodi Akhadi S pd…,m.m pd.hanya masuk pada hari Senin. Total anggaran Dana Bos yang diterima oleh sekolah SMP Negeri 1banjaran .kab bandung ini mencapai milliaran rupiah per tahunnya dengan jumlah siswa penerima 1.258 siswa , tim Wartawan menyoroti beberapa poin pengalokasian janggal yang perlu dipertanyakan. Tutur tim media Nusantara post.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *